Materi Bab 2 · 6/16

Materi interaktif

Baca konsep, lalu coba aktivitas di dalam materi.

Konsep Inti Jenis Pemeriksaan

Konsep inti Jenis Pemeriksaan dapat dipahami melalui empat elemen: pihak, objek, dasar hukum, dan bukti. Keempat elemen ini saling mengunci. Jika salah satu tidak jelas, perhitungan atau prosedur berikutnya mudah keliru.

Peta konsep Jenis Pemeriksaan
ElemenIsiCara Membaca
Pihakwajib pajak, pemeriksa, dan lembaga penyelesaian sengketaPastikan status dan perannya tepat sebelum menentukan kewajiban.
Objekketetapan, bukti, argumen hukum, dan batas waktu upaya hukumCek apakah transaksi, penghasilan, dokumen, atau aset masuk cakupan pajak.
Dasar hukumUndang-undang dan aturan pelaksanaGunakan aturan yang berlaku untuk periode transaksi.
BuktiSP2, SPHP, surat keberatan, risalah pembahasan, dan putusanBukti harus cocok dengan angka, tanggal, dan pihak yang dilaporkan.

Prinsip Kerja

  1. Jangan menentukan pajak terutang sebelum status pihak jelas.
  2. Bedakan objek pajak, bukan objek pajak, pengecualian, dan fasilitas.
  3. Gunakan periode aturan yang sama dengan periode transaksi.
  4. Simpan jejak dokumen agar hasil analisis dapat diuji ulang.

Cocokkan Pasangan

Cocokkan elemen analisis Jenis Pemeriksaan

Pilih item di kiri, lalu pilih jawaban di kanan0/4 dipasangkan
Istilah4 item
Definisi4 item
Pilih istilah di kiri untuk memulai
⚠️Kesalahan umum

Kesalahan paling sering muncul ketika istilah pajak dihafal tanpa memeriksa status pihak, periode transaksi, dan bukti. Untuk Jenis Pemeriksaan, risiko utamanya adalah bukti tidak lengkap, argumen tidak nyambung dengan dasar hukum, atau tenggat prosedur terlewat.